TMCD

3 Jenis Usaha yang Dijalankan Malam Hari dan Keuntungannya

Usaha yang Dijalankan Malam Hari
Usaha yang Dijalankan Malam Hari

Yang namanya usaha atau bisnis tentu sangat bermacam-macam jenisnya, bidangnya dan juga waktunya. Mungkin Anda lebih menyukai bisnis bidang kuliner, otomotif, jasa, fashion dan lain sebagainya. Nah, kali ini yang akan kami bahas adalah soal usaha yang biasa dijalankan pada waktu tertentu, yakni malam hari.

Ya, sebuah bisnis atau usaha mungkin kebanayakan beroperasi pada pagi, siang sampai sore hari bahkan malam. Namun tentu ada banyak usaha yang hanya dijalankan pada malam hari saja, atau setidaknya dimulai pada sore hari menjelang malam. Bisnis semacam ini dianggap memiliki kelebihan dan keuntungan yang bisa didapat.

Berikut ini adalah beberapa usaha yang hanya dijalankan pada malam hari. Menjadi referensi bagi Anda yang memang berminat menjalankan usaha pada waktu tertentu saja:

1. Kuliner kaki lima

Meski kehadiran pedagang kaki lima terkadang mengganggu, namun Anda tidak bisa meremehkan bisnis ini. Banyak pengusaha kuliner kaki lima yang sudah cukup sukses. Dengan memanfaatkan lahan kosong pada malam hari, kuliner kaki lima banyak berjejeran disepanjang jalan perkotaan.

Sebagai contohnya adalah pedagang sate, pecel lele, warung rames, angkringan, kebab, martabak sampai kuliner-kuliner lain yang bermacam-macam. Kelebihan usaha semacam ini adalah tidak adanya biaya sewa tempat dan cukup terlihat jelas karena sering ditempatkan pada area strategis.

2. Usaha Café

Usaha café mungkin sedikit lebih bebas, bisa dari pagi, siang sampai malam hari. Namun jika Anda memperhatikan, ternyata ada banyak café-café yang justru hanya buka pada malam hari. Ya, jadi café tersebut biasanya adalah spesialis untuk tempat nongkrong dan sering juga mengadakan acara khusus seperti acara musik atau nobar sepakbola.

3. Sewa sepeda hias

Pernahkah Anda mengunjungi alun-alun selatan kota Yogyakarta? Disana pada malam hari penuh sesak dan ramai dikunjungi masyarakat. Ada banyak pedagang dan yang cukup mencolok adalah ada banyak sepeda dan kereta dengan kelap-kelip lampu yang ternyata di sewakan untuk pengunjung. Ya, salah satu usaha yang cukup menguntungkan dan hanya cocok dijalankan pada malam hari.

Selain ketiga contoh diatas, masih cukup banyak usaha yang hanya dijalankan malam hari. Lalu apa kelebihan menjalankan usaha yang hanya dijalankan pada malam hari itu? Tentu ada banyak, berikut ulasannya:

Lihat juga: 7 Usaha Kecil dan Mudah yang Cocok Dilakukan Lansia

Kelebihan Menjalankan Usaha Malam Hari

1. Waktu yang singkat

Pada malam hari tingkat keramaian biasanya hanya berlangsung selama sekitar 3-4 jam. Mungkin dari jam 6 hingga jam 10 malam, selebihnya tentu sudah sepi, terkecuali pada hari tertentu. Jadi, kebanyakan pelaku usaha malam hari hanya bekerja dengan waktu yang singkat sekitar 4 sampai 5 jam saja. Padahal waktu normal orang bekerja adalah sampai 8 jam. Ada banyak pelaku usaha yang hanya membutuhkan waktu singkat namun sudah memperoleh keuntungan maksimal.

2. Cuaca tidak panas

Melakukan pekerjaan diluar ruangan pada malam hari, sudah tentu tantangannya adalah suhu yang panas. Berbeda bila Anda menjalankan usaha pada malam hari, lebih nyaman tanpa merasa kepanasan. Efeknya adalah pada malam hari Anda tidak cepat lelah bekerja, jika dibandingkan bekerja pada siang hari.

3. Bisa bekerja pada siang hari (sebagai sampingan)

Mungkin Anda memiliki pekerjaan utama disiang hari di kantor, di perusahaan atau pekerjaan lain. Nah, jika memang demikian, karena Anda hanya bekerja pagi sampai siang hari tentu akan memiliki banyak waktu pada malam hari. Anda bisa menjadikan usaha di malam hari sebagai usaha sampingan, menambah pundi-pundi rupiah. Yang pasti Anda harus bisa mengatur waktu sebaik-baiknya, jangan sampai pekerjaan sampingan Anda mengganggu pekerjaan utama.

4. Tidak terpengaruh bulan puasa

Jika Anda berdagang kuliner yang biasanya pada pagi atau siang hari pastinya harus berhenti atau akan lebih sulit ketika memasuki masa bulan puasa. Sebaliknya bila Anda memang sudah terbiasa berdagang kuliner pada malam hari, bulan puasa tidak akan mempengaruhi bahkan omset bisa semakin banyak karena orang hanya makan pada malam hari.

Jadi apakah Anda berminat menjalankan usaha malam hari? Resikonya mungkin adalah ‘dunia terbalik’, maksudnya Anda akan lebih banyak tidur disiang hari.

7 Usaha Kecil dan Mudah Yang Cocok Dilakukan Lansia

Jangan merasa terlalu tua untuk berbisnis, karena siapa pun dalam usia berapa pun dapat menjalankan kegiatan produktif seperti menjalankan usaha. Jadi bila Anda sudah memasuki usia 50 tahun keatas dan telah pensiun dari pekerjaan utama, apakah Anda hanya akan tidur, makan, menonton TV dan menunggu akhir pekan saat anak cucu datang berkunjung?

Mengapa tidak di usia yang sudah lanjut Anda juga memiliki kegiatan produktif. Tidak perlu yang berat-berat, tidak perlu yang memusingkan, cukup lakukan sebuah bisnis yang mudah, dapat dilakukan di rumah dan tidak terlalu menjadi beban pikiran. Mengapa? Sudah barang tentu di masa tua kita memiliki stamina yang kurang bugar lagi seperti saat mudah, belum lagi masalah kepikunan, tuli dan penglihatan yang tidak bagus lagi.

Dari sekian banyak peluang usaha modal kecil yang ada di Indonesia ini, saya akan membagikan beberapa contoh usaha ringan yang cocok untuk para lansia. Nah, berikut ini adalah beberapa usaha ringan yang sangat cocok dilakukan orang-orang lansia:

1. Membuka Warung

Salah satu usaha yang sebenarnya cukup ringan dan cocok dilakukan lansia. Mungkin dilingkungan sekitar Anda banyak mendapati orang lansia yang telah pensiun dan akhirnya menjalankan usaha warung untuk kesibukan sehari-hari. Usaha ini bisa dilakukan di rumah saja, bahkan Anda tidak harus memiliki lokasi di pinggir jalan raya.

Warung pun cocok dibuka di gang-gang perumahan maupun daerah pedesaan. Modal tentu relatif tidak terlalu banyak dan aktivitasnya hanya menunggu pembeli sembari menonton TV maupun melakukan pekerjaan rumah tangga lain di rumah.

2. Beternak Unggas

Selain usaha ringan membuka warung, sepertinya beternak unggas menjadi pilihan bagus untuk kegiatan para lansia. Khususnya bagi yang memiliki rumah dengan halaman belakang cukup lega karena beternak juga mengharuskan adanya lahan mencukupi untuk kandang.

Kegiatan usaha ini tidak terlalu memberatkan bagi lansia. Paling yang cukup berat adalah saat membuat kandang dan membersihkan kotoran. Selebihnya Anda tinggal memberi pakan setiap hari dan menunggu sampai unggas layak jual.

3. Berkebun

Berkebun menjadi salah satu kegiatan usaha ketiga yang cocok bagi lansia. Berkebun sayur-mayur, buah-buahan maupun tanaman lain, bukankah cukup ringan dilakukan selama Anda tidak mengerjakan kebun yang sangat luas sendirian.

Hasil perkebunan pada akhirnya tidak akan pernah sepi pembeli, karena selamanya manusia membutuhkan bahan pangan dari alam. Cocok dilakukan di pedesaan apalagi bila kebunnya berada di samping rumah Anda.

4. Menjahit

Bisnis menjahit dalam hal ini sebaiknya jangan dilakukan dalam skala besar. Karena sebenarnya pekerjaan ini juga cukup melelahkan dan menyita pikiran bila cukup banyak order. Jadi sekedar membuka usaha menjahit kecil-kecilan sepertinya tidak akan memberatkan lansia.

Usaha ini bisa dilakukan dirumah, dengan satu atau dua mesin saja Anda sudah dapat meraup rupiah sembari menghabiskan hari.

5. Usaha Les atau Pengajar

Di khususkan bagi pensiunan guru, mungkin Anda sudah tidak terlibat dalam aktivitas di sekolah. Namun bukan berarti Anda sudah tidak terlibat dalam aktivitas belajar mengajar. Ya, meskipun sudah lansia Anda tetap bisa mengajar seperti dahulu dengan membuka usaha les privat atau pengajar anak-anak dilingkungan rumah.

Usaha yang ringan karena sebelumnya Anda sudah sangat menguasai bidang ini. Cukup persiapkan ruang tamu, beberapa meja kursi dan papan tulis. Penghasilan usaha ini bisa saja lebih besar ketimbang pengajar honorer produktif di sekolah.

6. Kost dan Kontrakan

Dulunya mungkin Anda seorang pengusaha atau karyawan di perusahaan besar dan telah memiliki rumah luas yang berada di area strategis. Nah, manfaatkanlah sebagai tempat kost atau di kontrakan.

Jadi lahan yang Anda miliki dapat dimaksimalkan untuk menambah pundi-pundi rupiah di hari tua saat sudah tidak aktif lagi bekerja. Usaha properti semacam ini memang lazim dilakukan lansia karena yang dilakukan hanyalah menyediakan tempat dan menerima uang setiap bulannya atau setiap tahunnya.

7. Bisnis Makanan Ringan

Usaha pengolahan makanan ringan cukup menjanjikan asalkan Anda berani memberikan jaminan rasa dan kualitas. Mungkin cocok bagi Anda yang memang suka bidang kuliner. Pengolahan tentu dapat dilakukan di rumah, dan tinggal menunggu distributor datang untuk mengambilnya.

Beberapa usaha di atas adalah beberapa contoh usaha rumahan yang ringan dan cocok dijalankan oleh para lansia. Bisa menjadi referensi bagi Anda yang mungkin akan memasuki masa pensiun atau bagi orang tua kita yang sudah tidak aktif bekerja tetapi masih ingin terlibat dalam kegiatan produktif.

Grup Facebook Kumpulan Blogger – Bersilaturahmi Sambil Belajar dan Berbagi

Aktif dalam kegiatan blogging? Seberapa skill blogging yang sudah Anda kuasai, atau seberapa banyak relasi sesama blogger? Lebih bagusnya Anda menjadi blogger bukan hanya sekedar menulis memposting kemudian selesai. Apakah Anda ‘engga BT’ dengan aktivitas yang seperti itu-itu saja. Bukankah Anda bisa melihat ada banyak komunitas yang banyak berdiri atas dasar kesamaan hobi dan minat.

Mengapa Anda tidak mencoba untuk tergabung dalam komunitas blogger di area Anda? Nah, jika belum tergabung dalam komunitas blogger, mungkin salah satu langkah menambah teman sesama blogger adalah dengan tergabung dalam kumpulan para blogger di grup sosial media Facebook.

Ya, jangan salah karena sudah ada banyak grup-grup yang memang di dedikasikan untuk mengumpulkan para blogger, sekedar untuk mencari teman, berbagi ilmu, belajar bersama dan lain-lain.

Berikut ini adalah beberapa grup blogger di Facebook yang di rekomendasikan untuk Anda bergabung. Ada ilmu baru, ada teman baru dan ada pengalaman baru:

1. Blogger Indonesia

Salah satu tempat berkumpulnya para blogger, khususnya di negara Indonesia.  Grup ini sudah cukup banyak anggotanya, dan hingga artikel ini diturunkan ada sekitar 170 ribu lebih anggota yang telah tergabung. Dalam grup Blogger Indonesia tema pembahasan yang boleh  hanyalah seputar kegiatan blogging, dilarang keras membahas tema lain selain blogging.

Yang pasti Anda bisa mengajukan pertanyaan untuk dijawab oleh member lain. Atau sering kali terlihat member lain yang memposting tips dan trik dalam kegiatan blogging. Grup ini tertutup sehingga bila ingin bergabung maka Anda harus mengajukan permintaan dan menunggu pihak admin menyetujui.

2. Komunitas Blogger Jogja

Grup Facebook kedua yang dapat tergabung adalah Komunitas Blogger Jogja. Memang grup ini memiliki embel-embel nama daerah Jogja, namun bukan berarti blogger luar Jogja dilarang tergabung. Selama tujuannya baik untuk berbagi, menambah ilmu dan menambah mitra, siapa saja boleh tergabung.

Hanya saja memang grup ini didedikasikan untuk blogger asal Jogja atau yang berdomisili di Jogja. Aktivitas Komunitas Blogger Jogja tidak hanya di sosial media saja, karena sering kali komunitas ini mengadakan gathering.

3. Diskusi Blogger Pemula

Setelah Blogger Indonesia dan Komunitas Blogger Jogja, ada lagi grup Facebook bernama Diskusi Blogger Pemula. Dalam grup ini memang menjadi ‘surganya’ blogger pemula yang masih belum memiliki skill dan wawasan luas. Mereka dapat belajar dan bertanya serta berdiskusi dalam grup ini. Pembahasan yang diperbolehkan hanyalah seputar dunia bloging, desain, pembahasan SEO, traffic blog dan sedikit tentang bisnis online.

Selain itu ada peraturan yang cukup unik dalam grup ini, yakni pelarangan mencantumkan link pada wall/status di DBP yang  dianggap bersifat promosi kecuali pada hari minggu. Jadi pada hari minggu member diberi kebebasan berpromosi di grup ini. Jadi bila merasa masih pemula, cobalah untuk bergabung di grup Diskusi Blogger Pemula.

4. Blogger Addict (Indonesia)

Namanya memang agak ekstrim, dengan kata Addict yang artinya kecanduan. Ya, memang bisa dikatakan grup Blogger Addict (Indonesia) merupakan grup tempat berkumpulnya blogger-blogger yang sudah benar-benar kecanduan aktivitas blogging. Hingga artikel ini diturunkan grup Blogger Addict (Indonesia) baru memiliki member sekitar 1800-an.

Yang perlu diketahui bahwa grup ini pembahasan yang dilakukan umumnya adalah tentang paltform blogspot,dan  wordpress. Tidak ada pembahasan atau topik lain yang dibicarakan dalam grup Blogger Addict (Indonesia).

5. Keluarga Blogger Indonesia

Setelah beberapa grup diatas merupakan grup tertutup, kali ini grup Keluarga Blogger Indonesia menjadi grup ramai untuk para blogger yang memiliki privasi terbuka. Grup ini sudah memiliki member sekitar 10 ribu lebih dan terus bertambah setiap hari tentunya.

Pada akhirnya grup ini seperti kurang rapih dan kurang ketat peraturannya. Ada banyak membernya yang sering memposting promosi, jual beli blog, dan lain-lain. Namun tetap saja pembahasan yang diperbincangkan adalah tentang dunia blogging.

Jadi segera login ke akun Facebook Anda dan bergabung dengan grup-grup Facebook diatas. Anda bisa mendapatkan ilmu baru, teman baru dan pengalaman baru.

Efektifkah Layanan Gratis Ongkos Kirim di E-Commerce? Bagaimana Cara Agar Tidak Rugi?

gratis ongkos kirimEfektifkah Layanan Gratis Ongkos zkirim di E-Commerce? Bagaimana Cara Agar Tidak Rugi?
Sudah banyak E-Commerce atau toko online yang menerapkan layanan ongkos pengiriman barang secara gratis. Memang salah satu kendala dalam jual beli online adalah ketika seorang buyer yang harus menanggung beban biaya pengiriman. Tentu pada akhirnya ini membuat budget yang dikeluarkan semakin banyak.

Andai saja sebuah produk bernilai hanya Rp 50 ribu, kemudian ongkos kirimnya mencapai Rp 20 ribu. Jadi diperkirakan total biaya pengiriman hampir mencapai 50% bukan? Kecuali nilai transaksi mencapai jutaan, untuk biaya kirim sedemikian mungkin tidak terlalu memberatkan. Jadi layanan ongkos kirim gratis menjadi suatu hal yang begitu meringankan bagi buyer.

Nah, sebenarnya apakah layanan gratis ongkos kirim barang cukup efektif dalam meningkatkan penjualan? Berikut ulasan selengkapnya:

Layanan Ongkir Diburu Buyer Budget Terbatas

Tidak semua konsumen Anda adalah orang kaya yang tidak memikirkan soal biaya ongkos kirim yang paling-paling hanya beberapa puluh ribu maupun ratusan ribu saja. Ada kalanya Anda mendapatkan konsumen yang benar-benar memiliki budget terbatas untuk membeli produk online.
Pada akhirnya tipe pembeli demikian paling senang jika mendapatkan layanan gratis ongkos kirim. Sebagai contoh toko online A memberikan layanan gratis ongkir dan toko online B tidak. Padahal harga produknya sama, bagaimana mungkin ia tidak memilih toko online A?

Memungkinkan Orang akan Membeli Lagi di E-Commerce Anda

Ketika sudah merasa mendapatkan layanan yang baik, khususnya dengan diberikan layanan ongkos kirim, tentu memungkinkan seorang pembeli akan membeli lagi di toko online Anda. Situs Anda akan dikenal sebagai situs yang ramah kepada pembeli dan meskipun sudah banyak pilihan dari E-Commerce lain, tetap saja mereka akan membeli di toko online Anda. Pembeli sudah tidak menginginkan E-Commerce lain karena membeli di situs Anda lebih irit biaya.

Sebenarnya masih ada berbagai keuntungan jika Anda menerapkan layanan bebas biaya kirim selain 2 keuntungan diatas. Namun yang jadi masalah adalah bagaimana trik menerapkan layanan gratis ongkos kirim agar keuntungan kita tetap besar, serta terhindar dari kerugian. Beberapa trik ini mungkin bisa Anda gunakan, simak selengkapnya:

Menetapkan ongkos kirim gratis pada produk tertentu

Jika Anda merasa penerapan ongkos kirim gratis bisa memberatkan, mungkin Anda bisa menerapkan trik ini untuk produk tertentu. Mungkin Anda bisa memberikan gratis ongkir untuk barang tertentu yang mungkin memiliki harga mahal. Karena bagaimana juga untuk produk dengan harga yang tidak seberapa juga akan membuat keuntungan bagi penjual tipis jika menerapkan gratis ongkir.

Menaikan harga sedikit diatas pasaran

Konsekuensi dari layanan gratis ongkos kirim adalah menjadi tipisnya nilai keuntungan yang didapat oleh penjual. Pada akhirnya beberapa E-Commerce terpaksa menetapkan harga dengan nilai sedikit diatas harga pasaran pada umumnya. Mungkin harga bisa dinaikan sekitar 5% sampai 10%. Perhitungannya, bila sebuah produk memiliki harga pasaran umum Rp 500 ribu dengan biaya ongkos kirim misalnya Rp 50 ribu (se-jawa dan bali).

Maka Anda bisa menaikan harga produk tersebut menjadi Rp 525 ribu atau Rp 530 ribu. Tentu konsumen akan memperhitungkan hal tersebut dan tetap akan memilih toko online Anda. Bila membeli di toko online lain biayanya bisa mencapai Rp 550 ribu termasuk ongkos kirim, padahal aslinya berharga Rp 500 ribu.

Menerapkan gratis ongkos kirim area tertentu

Bagaimana jika Anda mendapatkan pembeli produk yang berasal dari daerah Merauke sementara toko online Anda berdomisili di Jakarta? Mungkin jika produk Anda memiliki nilai jual tinggi dengan keuntungan juga besar, bukan menjadi masalah untuk memberikan layanan ongkos kirim. Yang jadi masalah adalah ketika nilai jual produk tidak terlalu tinggi dan keuntungan tidak seberapa besar, apakah Anda tetap memberikan ongkos kirim gratis?

Mungkin salah satu strategi yang tepat adalah memberi syarat ketentuan soal layanan ongkir gratis ini yang ditentukan dari area atau wilayah. Umumnya adalah ongkos kirim untuk area Jawa dan Bali jika Anda berdomisili di Jogja atau Jakarta.

Scroll To Top