TMCD

Efektifkah Layanan Gratis Ongkos Kirim di E-Commerce? Bagaimana Cara Agar Tidak Rugi?

gratis ongkos kirimEfektifkah Layanan Gratis Ongkos zkirim di E-Commerce? Bagaimana Cara Agar Tidak Rugi?
Sudah banyak E-Commerce atau toko online yang menerapkan layanan ongkos pengiriman barang secara gratis. Memang salah satu kendala dalam jual beli online adalah ketika seorang buyer yang harus menanggung beban biaya pengiriman. Tentu pada akhirnya ini membuat budget yang dikeluarkan semakin banyak.

Andai saja sebuah produk bernilai hanya Rp 50 ribu, kemudian ongkos kirimnya mencapai Rp 20 ribu. Jadi diperkirakan total biaya pengiriman hampir mencapai 50% bukan? Kecuali nilai transaksi mencapai jutaan, untuk biaya kirim sedemikian mungkin tidak terlalu memberatkan. Jadi layanan ongkos kirim gratis menjadi suatu hal yang begitu meringankan bagi buyer.

Nah, sebenarnya apakah layanan gratis ongkos kirim barang cukup efektif dalam meningkatkan penjualan? Berikut ulasan selengkapnya:

Layanan Ongkir Diburu Buyer Budget Terbatas

Tidak semua konsumen Anda adalah orang kaya yang tidak memikirkan soal biaya ongkos kirim yang paling-paling hanya beberapa puluh ribu maupun ratusan ribu saja. Ada kalanya Anda mendapatkan konsumen yang benar-benar memiliki budget terbatas untuk membeli produk online.
Pada akhirnya tipe pembeli demikian paling senang jika mendapatkan layanan gratis ongkos kirim. Sebagai contoh toko online A memberikan layanan gratis ongkir dan toko online B tidak. Padahal harga produknya sama, bagaimana mungkin ia tidak memilih toko online A?

Memungkinkan Orang akan Membeli Lagi di E-Commerce Anda

Ketika sudah merasa mendapatkan layanan yang baik, khususnya dengan diberikan layanan ongkos kirim, tentu memungkinkan seorang pembeli akan membeli lagi di toko online Anda. Situs Anda akan dikenal sebagai situs yang ramah kepada pembeli dan meskipun sudah banyak pilihan dari E-Commerce lain, tetap saja mereka akan membeli di toko online Anda. Pembeli sudah tidak menginginkan E-Commerce lain karena membeli di situs Anda lebih irit biaya.

Sebenarnya masih ada berbagai keuntungan jika Anda menerapkan layanan bebas biaya kirim selain 2 keuntungan diatas. Namun yang jadi masalah adalah bagaimana trik menerapkan layanan gratis ongkos kirim agar keuntungan kita tetap besar, serta terhindar dari kerugian. Beberapa trik ini mungkin bisa Anda gunakan, simak selengkapnya:

Menetapkan ongkos kirim gratis pada produk tertentu

Jika Anda merasa penerapan ongkos kirim gratis bisa memberatkan, mungkin Anda bisa menerapkan trik ini untuk produk tertentu. Mungkin Anda bisa memberikan gratis ongkir untuk barang tertentu yang mungkin memiliki harga mahal. Karena bagaimana juga untuk produk dengan harga yang tidak seberapa juga akan membuat keuntungan bagi penjual tipis jika menerapkan gratis ongkir.

Menaikan harga sedikit diatas pasaran

Konsekuensi dari layanan gratis ongkos kirim adalah menjadi tipisnya nilai keuntungan yang didapat oleh penjual. Pada akhirnya beberapa E-Commerce terpaksa menetapkan harga dengan nilai sedikit diatas harga pasaran pada umumnya. Mungkin harga bisa dinaikan sekitar 5% sampai 10%. Perhitungannya, bila sebuah produk memiliki harga pasaran umum Rp 500 ribu dengan biaya ongkos kirim misalnya Rp 50 ribu (se-jawa dan bali).

Maka Anda bisa menaikan harga produk tersebut menjadi Rp 525 ribu atau Rp 530 ribu. Tentu konsumen akan memperhitungkan hal tersebut dan tetap akan memilih toko online Anda. Bila membeli di toko online lain biayanya bisa mencapai Rp 550 ribu termasuk ongkos kirim, padahal aslinya berharga Rp 500 ribu.

Menerapkan gratis ongkos kirim area tertentu

Bagaimana jika Anda mendapatkan pembeli produk yang berasal dari daerah Merauke sementara toko online Anda berdomisili di Jakarta? Mungkin jika produk Anda memiliki nilai jual tinggi dengan keuntungan juga besar, bukan menjadi masalah untuk memberikan layanan ongkos kirim. Yang jadi masalah adalah ketika nilai jual produk tidak terlalu tinggi dan keuntungan tidak seberapa besar, apakah Anda tetap memberikan ongkos kirim gratis?

Mungkin salah satu strategi yang tepat adalah memberi syarat ketentuan soal layanan ongkir gratis ini yang ditentukan dari area atau wilayah. Umumnya adalah ongkos kirim untuk area Jawa dan Bali jika Anda berdomisili di Jogja atau Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll To Top